Simak 10+ sunah ab ad adalah sempurna

Pada artikel ini kami akan menjelaskan sunah ab ad adalah Kalau kamu juga tertarik, pada artikel ini Nha Xinh akan menjelaskan tutorialnya untuk kamu.

Sebab sujud sahwi apa saja? Sunnah ab’adh juga perlu dipahami untuk mengetahui perihal sujud sahwi.

[KITAB SHALAT]

[Sebab Sujud Sahwi]

أَسْبَابُ سُجُوْدِ السَّهْوِ أَرْبَعَةٌ:

الأوَّلُ: تَرْكُ بَعْضٍ مِنْ أَبْعَاضِ الصَّلاةِ، أَوْ بَعْضِ الْبَعْضِ.

الثَّانِيْ: فِعْلُ مَا يُبْطِلُ عَمْدُهُ وَلاَ يُبْطِلُ سَهْوُهُ، إِذَا فَعَلَهُ نَاسِياً.

الثَّالِثُ: نَقْلُ رُكْنٍ قَوْلِيٍّ غَيْرِ مَحَلِّهِ.

الرَّابعُ: إِيْقَاعُ رُكْنٍ فِعْلِيٍّ مَعَ احْتِمَالِ الزِّيَادِةِ.

Fasal: Sebab sujud sahwi ada 4, yaitu [1] meninggalkan sunnah ab’adh, [2] mengerjakan sesuatu yang membatalkan shalat jika dikerjakan sengaja, tetapi tidak membatalkan jika dikerjakan karena lupa, [3] memindahkan rukun qauli (ucapan) ke tempat lain, dan [4] mengerjakan rukun fi’li (perbuatan) saat dugaan menambah.

Catatan:

Sahwu secara bahasa berarti lupa (an-nisyaan). Yang dimaksud dengan sahwu di sini adalah kekurangan yang ada di dalam shalat.

Hukum sujud sahwi menurut ulama Syafiiyah: SUNNAH.

Beberapa hal yang merupakan sebab disunnahkan sujud sahwi di setiap shalat dan dalam sujud tilawah maupun sujud syukur, tetapi tidak disunnahkan pada shalat jenazah, ada empat sebab.

الأوَّلُ: تَرْكُ بَعْضٍ مِنْ أَبْعَاضِ الصَّلاةِ، أَوْ بَعْضِ الْبَعْضِ.

[1] meninggalkan sebagian dari sunnah ab’adh atau meninggalkan bagian dari sunnah ab’adhnya,

Yaitu meninggalkan salah satu dari sunnah ab’adh yang akan datang penjelasannya, bisa jadi karena meninggalkan satu kata atau satu huruf dari sunnah ab’adh walaupun dengan kesengajaan.

Sunnah ab’adh = sunnah shalat yang bila ditinggalkan diperintahkan sujud sahwi.

الثَّانِيْ: فِعْلُ مَا يُبْطِلُ عَمْدُهُ وَلاَ يُبْطلُ سَهْوُهُ، إِذَا فَعَلَهُ نَاسِياً.

[2] mengerjakan sesuatu yang membatalkan shalat jika dikerjakan sengaja, tetapi tidak membatalkan jika dikerjakan karena lupa,

Seperti makan sedikit, bicara sedikit, dan menambah rukun fi’li (perbuatan). Ini membatalkan shalat, tetapi bila dilakukan karena lupa, ditambal dengan sujud sahwi.

Sedangkan perbuatan yang tidak membatalkan shalat, baik sengaja atau tidak, seperti menoleh, melangkah satu atau dua langkah dan selainnya, selain apa yang tergolong sebab ketiga, maka tidak disunnahkan sujud sahwi karenanya.

الثَّالِثُ: نَقْلُ رُكْنٍ قَوْلِيٍّ غَيْرِ مَحَلِّهِ.

[3] memindahkan rukun qauli (ucapan) ke tempat lain,

Yaitu memindahkan rukun ucapan atau sebagian darinya walaupun disengaja.

Contoh memindahkan rukun qauli ke tempat lain adalah:

  • membaca surah Al-Fatihah bukan pada tempatnya, seperti membaca surah Al-Fatihah ketika rukuk,
  • membaca tasyahud akhir bukan pada tempatnya seperti pada waktu berdiri,
  • membaca shalawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan pada tempatnya seperti saat sujud.

Hal ini dikecualikan untuk takbiratul ihram dan salam. Apabila mengucapkan takbiratul ihram dan salam bukan pada tempatnya, bila disengaja akan membatalkan shalat.

Catatan: Syarat takbiratul ihram adalah diucapkan ketika berdiri. Syarat salam adalah diucapkan ketika duduk.

الرَّابعُ: إِيْقَاعُ رُكْنٍ فِعْلِيٍّ مَعَ احْتِمَالِ الزِّيَادِةِ.

[4] mengerjakan rukun fi’li (perbuatan) saat dugaan menambah.

Yang dimaksud adalah orang yang shalat melakukan rukun fi’li dari rukun shalat dan ia ragu akan melakukannya apakah ada tambahan. Seperti seseorang yang ragu dalam meninggalkan rukuk atau sujud. Ia wajib melakukan rukuk dan sujud, walaupun kemungkinan itu adalah tambahan dan sunnah nantinya melakukan sujud sahwi.

Adapun apabila ia ragu ada penambahan setelah melakukan perbuatan tersebut, seperti seseorang ragu dalam tasyahud akhir, apakah ia telah mengerjakan empat ataukah lima rakaat, maka ia tidak perlu sujud sahwi untuk keraguan ini.

Cara melakukan sujud sahwi:

  • Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud seperti sujud saat shalat.
  • Yang ingin melakukannya berniat untuk sujud sahwi.
  • Sujud sahwi dilakukan di akhir shalat sebelum salam.
  • Jika seseorang yang shalat mengucapkan salam sebelum sujud sahwi dengan sengaja atau lupa, dan jedanya sudah begitu lama, maka sujud sahwi jadi gugur.
  • Jika jaraknya masih dekat, maka sujud sahwi tetap dilakukan dengan dua kali sujud dengan niatan sujud sahwi, lalu salam.
  • Tata cara sujud sahwi sama seperti sujud ketika shalat dalam perbuatan wajib dan sunnahnya, seperti meletakkan dahi, thumakninah (bersikap tenang), menahan sujud, menundukkan kepala,
  • melakukan duduk iftirosy ketika duduk antara dua sujud sahwi,
  • melakukan duduk tawarruk ketika selesai dari melakukan sujud sahwi,
  • dzikir yang dibaca pada kedua sujud tersebut adalah seperti dzikir sujud dalam shalat.”

Baca juga: Fikih Ketika Lupa

Perkara dalam shalat:

  1. Rukun shalat (ada 17), jika ditinggalkan, harus dikerjakan.
  2. Sunnah ab’adh (ada 7), jika ditinggalkan, ditambal dengan sujud sahwi.
  3. Sunnah hay’ah (perkara lain selain rukun dan sunnah ab’adh), jika ditinggalkan, tidak perlu ditambal dengan sujud sahwi.

[Ab’ad Shalat]

أَبْعَاضُ الصَّلاَةِ سَبْعَةٌ:

1-التَّشَهُّدُ الأَوَّلُ.

وَ2- قُعُوْدُهُ.

وَ3- الصَّلاَةُ عَلَى النَّبِيِّ فِيْهِ.

وَ4- الصَّلاَةُ عَلَى الآلِ فِيْ التَّشَهُدِ الأخِيْرِ.

وَ5- الْقُنُوْتُ.

وَ6- قِيَامُهُ.

وَ7- الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْهِ.

Fasal: Ab’adh (termasuk bagian) shalat ada tujuh, yaitu [1] tasyahhud awal, [2] duduk tasyahhud awal, [3] shalawat kepada Nabi saat tasyahhud awal, [4] shalawat kepada keluarga Nabi saat tasyahhud akhir, [5] qunut, [6] berdiri saat qunut, dan [7] shalawat kepada Nabi, keluarga, dan sahabat dalam qunut.

Catatan:

Dinamakan ab’adh (yang berarti bagian), karena ketika diminta untuk menambalnya dengan sujud (sahwi). Ab’adh itu menyerupai hakikat bagian shalat yaitu menyerupai rukun shalat.

Ab’adh shalat disunnahkan melakukan sujud sahwi jika meninggalkan salah satu di antaranya atau sebagiannya.

Ab’adh shalat ada tujuh yaitu:

[1] tasyahhud awal, [2] duduk tasyahhud awal, [3] shalawat kepada Nabi saat tasyahhud awal, [4] shalawat kepada keluarga Nabi saat tasyahhud akhir, [5] qunut, [6] berdiri saat qunut, dan [7] shalawat kepada Nabi dan keluarga dalam qunut.

Lengkapnya ada 20:

  1. Qunut
  2. Berdiri saat qunut
  3. Membaca shalawat nabi saat qunut
  4. Berdiri saat membacanya
  5. Membaca salam pada nabi saat qunut
  6. Berdiri saat membacanya
  7. Membaca shalawat pada keluarga Nabi saat qunut
  8. Berdiri saat membacanya
  9. Membaca salam pada keluarga Nabi saat qunut
  10. Berdiri saat membacanya
  11. Membaca shalawat pada sahabat nabi saat qunut
  12. Berdiri saat membacanya
  13. Membaca salam pada sahabat nabi saat qunut
  14. Berdiri saat membacanya
  15. Tasyahhud awal (bacaannya)
  16. Duduk ketika tasyahhud awal
  17. Shalawat kepada Nabi pada tasyahhud awal
  18. Duduk ketika membaca shalawat
  19. Shalawat kepada keluarga nabi ketika tasyahhud akhir
  20. Duduk ketika membaca shalawat kepada keluarga nabi

Kalimat shalawat dalam qunut minimalnya: WA SHALLALLAHU ‘ALA NABIYYINA MUHAMMADIN WA ‘ALA AALIHI WA SHOHBIHI WA SALLAM.

Minimal bacaan shalawat: ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD.

HUKUM QUNUT SHUBUH:

  • Ikhtilaf di antara para ulama, baiknya tidak dimasukkan perkara bid’ah.
  • Bagi makmum, hendaknya mengaminkan bacaan qunut Shubuh, seperti sikap dari Imam Ahmad dan Ibnu Taimiyyah. Tujuannya adalah ta’liful qulub, menyatukan hati.

Baca juga: Sikap Bijak Menyikapi Qunut Shubuh

Penjelasan untuk yang tujuh:

1-التَّشَهُّدُ الأَوَّلُ.

وَ2- قُعُوْدُهُ.

وَ3- الصَّلاَةِ عَلَى النَّبِيِّ فِيْهِ.

[1] tasyahhud awal, [2] duduk tasyahhud awal, [3] shalawat kepada Nabi saat tasyahhud awal,

Catatan: Meninggalkan duduk tasyahud awal saja sudah diperintahkan sujud sahwi.

Tasyahud awal agar memenuhi sunnah ab’adh:

Bacaan tasyahud awal + ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD.

وَ4- الصَّلاَةُ عَلَى الآلِ فِيْ التَّشَهُدِ الأخِيْرِ.

[4] shalawat kepada keluarga Nabi saat tasyahhud akhir,

Catatan:

Minimalnya: ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA AALI MUHAMMAD.

Lengkapnya di duduk tasyahud akhir:

Bacaan tasyahud akhir (rukun shalat) + ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD (rukun shalat) + WA ‘ALA AALI MUHAMMAD (sunnah ab’adh).

Bila seseorang yakin imamnya tidak membaca sesuai kadar di atas (misalnya: ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHMMAD, lalu ASSALAAMU ‘ALAIKUM), maka disunnahkan baginya sujud sahwi karena kelalaian imam.

وَ5- الْقُنُوْتُ.

وَ6- قِيَامُهُ.

وَ7- الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْهِ.

[5] qunut, [6] berdiri saat qunut,

dan [7] shalawat kepada Nabi, keluarga, dan sahabat dalam qunut.

Catatan:

Tiga hal di atas disunnahkan dalam

  • qunut Shubuh
  • qunut pada witir saat separuh Ramadhan terakhir.

Referensi:

Nail Ar-Raja’ bi Syarh Safinah An-Naja. Cetakan pertama, Tahun 1439 H. Al-‘Allamah Al-Faqih As-Sayyid Ahmad bin ‘Umar Asy-Syatiri. Penerbit Dar Al-Minhaj.

Catatan 29-10-2021

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

Top 14 sunah ab ad adalah menjelaskan Noi That Moi

Mengenal Sujud Sahwi dan Waktu Pelaksanaannya

  • Penulis: smpi.alhasanah.sch.id
  • Tanggal Terbit: 04/01/2022
  • Ulasan: 4.69 (488 vote)
  • Ringkasan: Ketika meninggalkan sunnah ab’ad. Sunnah ab’ad dalam salat meliputi qunut, tasyahud awal, shalawat pada Nabi pada saat tahiyyat, …
  • Hasil pencarian yang cocok: Sebab kesunnahan melakukan sujud sahwi ada lima. Yaitu meninggalkan sunnah ab’ad, lupa melakukan sesuatu yang akan batal jika dilakukan dengan sengaja, memindah rukun qauli (ucapan) yang tidak sampai membatalkan, ragu dalam meninggalkan sunnah …

Lima Hal yang Termasuk Sunah Abad Salat

  • Penulis: bincangsyariah.com
  • Tanggal Terbit: 06/30/2022
  • Ulasan: 4.45 (432 vote)
  • Ringkasan: Sunah ab’ad adalah setiap hal yang jika ditinggalkan, maka ditambal/diganti dengan melaksanakan sujud sahwi di akhir salat. Adapun sunah …
  • Hasil pencarian yang cocok: Sunah ab’ad adalah setiap hal yang jika ditinggalkan, maka ditambal/diganti dengan melaksanakan sujud sahwi di akhir salat. Adapun sunah haiat adalah setiap hal yang jika ditinggalkan, maka tidak perlu ditambal/diganti dengan sujud sahwi. Berikut …

 Sebutkan yang termasuk dalam Sunah Abad dan Sunah Haiat … PLIS JAWAB CEPAT​

  • Penulis: brainly.co.id
  • Tanggal Terbit: 09/03/2022
  • Ulasan: 4.36 (296 vote)
  • Ringkasan: Jawaban: Sunnah ab’ad adalah setiap amalan sunnah yang tidak masalah apabila lupa mengerjakannya, namun dianjurkan mengerjakan sujud sahwi …

Mengenal Perbedaan Sunah Ab’ad Dan Sunah Haiat

  • Penulis: alimmustofa.com
  • Tanggal Terbit: 04/28/2022
  • Ulasan: 4.15 (328 vote)
  • Ringkasan: Contoh sunah ab’ad: diantaranya Subuh, jadi kalau kita lupa membaca Qunut di dalam sholat subuh/witir maka di akhir sholatnya disunahkan sujud sahwi. Contoh …

sunat ab’ad dan haiat.docx

  • Penulis: xdocs.tips
  • Tanggal Terbit: 04/15/2022
  • Ulasan: 3.81 (550 vote)
  • Ringkasan: Yang termasuk sunnah ab’ad ialah : 1. Membaca tasyahud awal. 2. Mmebaca sholawat pada tasyahud awal. Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya :.

Mengenal Perbedaan Sunnah Abad dan Haiat Dalam Shalat

  • Penulis: harakah.id
  • Tanggal Terbit: 10/28/2022
  • Ulasan: 3.73 (239 vote)
  • Ringkasan: Sunnah ab’ad adalah setiap amalan sunnah yang tidak masalah apabila lupa mengerjakannya, namun dianjurkan mengerjakan sujud sahwi sebelum salam.

Sujud Sahwi adalah Sujud saat Lupa Sunah Ab&039ad, Pahami Tata Caranya

  • Penulis: merdeka.com
  • Tanggal Terbit: 11/28/2021
  • Ulasan: 3.44 (242 vote)
  • Ringkasan: Hal-hal yang termasuk dalam sunah ab’ad ini meliputi qunut, tasyahud awal, shalalwat pada Nabi saat tahiyyat, shalawat pada keluarga Nabi …

Perilaki sunah ab’ad dan haiat​

  • Penulis: jawabsoal.live
  • Tanggal Terbit: 03/01/2022
  • Ulasan: 3.29 (305 vote)
  • Ringkasan: Sunnah ab’ad adalah setiap amalan sunnah yang tidak masalah apabila lupa mengerjakannya, namun dianjurkan mengerjakan sujud sahwi sebelum …

Mengenal Sunnah Ab&x27ad di dalam Ibadah Shalat

  • Penulis: kumparan.com
  • Tanggal Terbit: 09/05/2022
  • Ulasan: 3.12 (245 vote)
  • Ringkasan: Sunnah ab’ad sangat dianjurkan, sehingga barang siapa yang tidak sengaja melewatkannya bisa menutupi kesalahan tersebut dengan sujud sahwi.

Mengenal Sunah Abadh dan Sunah Haiat

  • Penulis: konsultasisyariah.com
  • Tanggal Terbit: 11/28/2021
  • Ulasan: 2.86 (179 vote)
  • Ringkasan: Sunah Ab’adh, sesuatu (gerakan atau bacaan) yang harus dikerjakan dalam shalat. Dan jika ditinggalkan, maka ditutupi dengan sujud sahwi. Sunah …
  • Hasil pencarian yang cocok: Padanan istilah untuk sunah ab’adh menurut hanafiyah dan hambali adalah kata wajib…. seseorang shalatnya batal jika dia meninggalkan yang wajib secara sengaja menurut madzhab hambali, dan wajib sujud sahwi menurut hanafi dan hambali, jika …

Sunnah Abad dalam Shalat, Berikut Contoh-Contohnya

  • Penulis: kendalku.pikiran-rakyat.com
  • Tanggal Terbit: 11/22/2021
  • Ulasan: 2.7 (84 vote)
  • Ringkasan: KENDALKU – Sunnah abad merupakan salah satu dari dua jenis sunnah dalam mengerjakan shalat . Menjalankan sunnah abad dalam shalat bernilai …

Sunnah Ab’adh & Sunnah Hay’ah and Sajdah Sahw – Prezi

  • Penulis: prezi.com
  • Tanggal Terbit: 07/25/2022
  • Ulasan: 2.66 (183 vote)
  • Ringkasan: Basically it comes from the word ba’dha in arabic, which means ‘half/part of’. Therefore ab’adh means half/part of Salaah.

Perilaki sunah abad dan haiat​

  • Penulis: kisarantech.com
  • Tanggal Terbit: 08/16/2022
  • Ulasan: 2.57 (134 vote)
  • Ringkasan: Sunnah ab’ad adalah setiap amalan sunnah yang tidak masalah apabila lupa mengerjakannya, namun dianjurkan mengerjakan sujud sahwi sebelum salam.

Inilah Ucapan dan Gerakan Sunnah Abadh dalam Shalat

  • Penulis: umma.id
  • Tanggal Terbit: 04/17/2022
  • Ulasan: 2.39 (150 vote)
  • Ringkasan: Inilah Ucapan dan Gerakan Sunnah Ab’adh dalam Shalat · 1. · 2. Bacaan tasyahud awal, mulai at-Tahiyatu lillaah… · 3. Bacaan shalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi …

Sumber: https://noithatmoi.org
Kategori: Hot