Simak 12 kenapa tidak boleh menikah dengan saudara sempurna

Pada artikel ini kami akan menjelaskan kenapa tidak boleh menikah dengan saudara Kalau kamu juga tertarik, pada artikel ini Nha Xinh akan menjelaskan tutorialnya untuk kamu.

Pertanyaan (Rahman, bukan nama sebenarnya):

Apakah diperbolehkan dalam Islam untuk menikah dengan saudara yang masih ada hubungannya nasab dari buyut (kakek/nenek dari orang tua kandung).

Jawaban (Kiai Muhammad Hamdi):

Hubungan mahram atau mahramiyah adalah hubungan yang menyebabkan keharaman menikah. Ada tiga sebab hubungan mahram.

Pertama, hubungan karena nasab (keturunan).

Kedua, hubungan karena persusuan.

Ketiga, hubungan karena perkawinan (mushaharah).

Allah telah menetapkan perempuan-perempuan yang tidak boleh dinikahi oleh seorang laki-laki. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. An-Nisa’ [4]: 23).

Untuk lebih jelasnya, berikut ini rincian perempuan-perempuan yang tidak boleh dinikahi oleh seorang laki-laki:

1. Ibu, begitu pula garis nasab ke atasnya, yaitu nenek (ibunya ibu dan ibunya bapak), buyut (ibunya nenek), dan seterusnya.

2. Anak perempuan, begitu pula garis nasab ke bawahnya, yaitu cucu, cicit dan seterusnya.

3. Saudara perempuan, yaitu kakak atau adik perempuan, baik yang seayah-seibu, seayah saja ataupun seibu saja.

4. Bibi atau uwak dari garis ayah, yaitu kakak dan adik perempuannya ayah.

5. Bibi atau uwak dari garis ibu, yaitu kakak dan adik perempuannya ibu.

6. Anak perempuan dari saudara laki-laki. Kita biasa menyebutnya ponakan, yaitu anak perempuannya kakak atau adik laki-laki.

7. Anak perempuan dari saudara perempuan. Kita juga biasa menyebutnya ponakan, yaitu anak perempuannya kakak atau adik perempuan.

8. Ibu susuan.

9. Saudara perempuan susuan.

10. Ibunya istri (mertua).

11. Anaknya istri (anak tiri) jika telah berhubungan badan dengan sang istri.

12. Istrinya anak (menantu).

13. Istrinya ayah (ibu tiri).

14. Saudara perempuannya istri, yaitu kakak atau adik perempuannya istri yang biasa kita sebut dengan ipar. Namun, keharamannya tidak untuk selamanya. Keharamannya adalah dari sisi mengumpulkannya dalam satu ikatan nikah. Apabila seorang suami telah bercerai dengan istrinya, atau istrinya telah meninggal dunia lalu menikahi kakaknya atau adiknya, maka boleh.

Selain kakak atau adiknya istri pada poin nomor 14, seorang laki-laki juga tidak boleh mengumpulkan istri dan bibi/tantenya dalam satu ikatan nikah.

Kesimpulan

Sahabat KESAN yang budiman, dari uraian di atas, maka dapat diketahui bahwa saudara sepupu atau anak-anaknya paman dan bibi adalah bukan mahram. Sehingga boleh dan sah pernikahan seorang laki-laki dengan saudara sepupunya yang perempuan.

Rasulullah ﷺ sendiri menikahkan puterinya, Sayyidah Fatimah dengan Imam Ali bin Abi Thalib, di mana Imam Ali adalah sepupu beliau ﷺ. Rasulullah ﷺ adalah anak (bin) dari Abdullah bin Abdul Mutthallib. Sedangkan Imam Ali adalah puteranya (bin) dari Abi Thalib bin Abdul Muthallib.

Dengan demikian Rasulullah ﷺ dan Imam Ali adalah merupakan cucu dari Abdul Mutthallib. Ayahnya Rasulullah ﷺ adalah kakak kandung dari ayahnya Imam Ali.

Oleh karena itu, pernikahan dengan saudara satu kakek/ buyut (tunggal buyut dalam bahasa Jawa) dalam Islam adalah sah.

Wallahu A’lam bish Ash-Shawabi.

Referensi: Fath Al-Qarib; Muhammad bin Qasim Al-Ghazzi, Hasyiyah Al-Baijuri; Ibrahim Al-Baijuri, Fath Al-Mu’in; Zainuddin Al-Malibari.

###

*Bagi Sahabat KESAN yang ingin membantu pesantren terbebas dari virus Covid-19, Sahabat bisa ikut berinfak melalui KESAN dengan klik link ini. Infak yang terkumpul akan digunakan untuk membeli alat rapid test dan disalurkan kepada pesantren-pesantren yang membutuhkan. Tidak ada infak yang terlalu kecil, berapa pun insyaAllah bermanfaat.

**Jika artikel di aplikasi KESAN dirasa bermanfaat, jangan lupa share ya. Semoga dapat menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin. Download atau update aplikasi KESAN di Android dan di iOS. Gratis, lengkap, dan bebas iklan.

Top 12 kenapa tidak boleh menikah dengan saudara menjelaskan Noi That Moi

Bagaimana Hukum Menikahi Saudara Kandung dalam Islam? Begini Penjelasan Para Ulama

  • Penulis: ayojakarta.com
  • Tanggal Terbit: 04/28/2022
  • Ulasan: 4.9 (771 vote)
  • Ringkasan: Hukum menikah dengan saudara sekandung baik dari satu ayah maupun satu ibu telah dijelaskan dalam agama Islam dilarang.

Hukum Menikah dengan Saudara Sendiri

  • Penulis: suara.com
  • Tanggal Terbit: 05/28/2022
  • Ulasan: 4.58 (445 vote)
  • Ringkasan: Bila menikahi saudara kandung baik satu ayah maupun satu ibu jelas dilarang dalam agama Islam. Sebagaimana tertuang dalam surat An-nisa ayat …

Ramai Pernikahan Sedarah, Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan

  • Penulis: halodoc.com
  • Tanggal Terbit: 05/05/2022
  • Ulasan: 4.38 (460 vote)
  • Ringkasan: Aturan tersebut menyatakan pernikahan yang dilarang adalah untuk pasangan yang berhubungan darah dalam garis keturunan lurus, saudara, …

Kenapa tidak boleh menikah dengan saudara kandung?

  • Penulis: jawabanapapun.com
  • Tanggal Terbit: 02/11/2022
  • Ulasan: 4.15 (263 vote)
  • Ringkasan: Kenapa tidak boleh menikah dengan saudara kandung? … Bahaya perkawinan sedarah atau incest. Bahaya paling nyata dari perkawinan sedarah adalah …

Menikahi Sepupu, Bolehkah? – STID DI AL-HIKMAH JAKARTA

  • Penulis: alhikmah.ac.id
  • Tanggal Terbit: 02/18/2022
  • Ulasan: 3.9 (465 vote)
  • Ringkasan: Sepupu adalah anak dari kakak atau adik orang tua kita (ua/paman) bisa dari ayah atau ibu. Setelah kita mengetahui tentang saudara sepupu selanjutnya kita …
  • Hasil pencarian yang cocok: Artinya: “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang …

Bolehkah Menikahi Saudara Sepupu? – Muhammadiyah

  • Penulis: muhammadiyah.or.id
  • Tanggal Terbit: 05/06/2022
  • Ulasan: 3.78 (385 vote)
  • Ringkasan: Bila keadaan yang menghalangi pernikahan antara keduanya hilang, pada saat itu mereka boleh melakukan pernikahan, misalnya, harus menunggu perempuan-perempuan …

Hukum Menikah dengan Saudara Tiri

  • Penulis: konsultasisyariah.com
  • Tanggal Terbit: 05/17/2022
  • Ulasan: 3.54 (542 vote)
  • Ringkasan: Tidak ada saudara tiri di sana. Karena itu, mereka boleh menikah..sebab mereka BUKAN mahram. Imam Ibnu Baz pernah ditanya tentang hukum menikah …
  • Hasil pencarian yang cocok: Siti seorang janda, memiliki anak perempuan bernama Shofiyah. Lalu Siti menikah lagi dengan Hasan, lalu memiliki anak laki-laki bernama Nurman. Hubungan Shofiyah dengan Nurman BUKAN saudara tiri, tapi saudara seIBU. Dan mereka mahram, sehingga tidak …

Terlanjur Menikah dengan Saudara Seayah dan Punya Anak, Bagaimana Statusnya?

  • Penulis: hukumonline.com
  • Tanggal Terbit: 07/29/2022
  • Ulasan: 3.24 (266 vote)
  • Ringkasan: Dalam Al-Quran terdapat larangan dengan siapa akan menikah. Larangan ini dapat dilihat dalam Q.S Annisa ayat 23. Golongan wanita yang haram …

Sepupu yang Haram Dinikahi dan yang Boleh dalam Islam, Wajib Diketahui

  • Penulis: merdeka.com
  • Tanggal Terbit: 06/29/2022
  • Ulasan: 3.1 (268 vote)
  • Ringkasan: Mungkin sebagian masyarakat masih ragu untuk menikahi saudara sepupu sendiri, karena ragu akan hukumnya dalam Islam. Sejatinya dalam ajaran …

Salahkah jika menikah dengan kerabat dekat?

  • Penulis: gotquestions.org
  • Tanggal Terbit: 08/01/2022
  • Ulasan: 2.96 (124 vote)
  • Ringkasan: Tidak ada larangan di dalam Alkitab mengenai pernikahan antar sepupu. Pada awal-awal kehidupan manusia di bumi, jumlah manusia saat itu sangatlah terbatas.

Hukum Menikahi Sepupu dalam Islam

  • Penulis: detik.com
  • Tanggal Terbit: 12/08/2021
  • Ulasan: 2.86 (147 vote)
  • Ringkasan: Sementara itu, perempuan yang haram dinikahi karena disebabkan hubungan kekerabatan ada tujuh yaitu ibu, anak perempuan, saudara perempuan, anak …
  • Hasil pencarian yang cocok: Artinya: Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, …

Apa Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Aturan Agama Islam? Cari Tahu di Sini!

  • Penulis: orami.co.id
  • Tanggal Terbit: 01/14/2022
  • Ulasan: 2.7 (181 vote)
  • Ringkasan: anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); …

Sumber: https://noithatmoi.org
Kategori: News